Pertumbuhan Eksponensial Universitas Halim Sanusi PUI Bandung dalam Rangka Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045

Ditulis oleh : Madya Ahdiyat, S.E., M.M. (Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Halim Sanusi PUI Bandung)

Pertumbuhan eksponensial adalah sebuah model pertumbuhan kuantitatif, yaitu saat tingkat pertumbuhan sebanding (proporsional) dengan besar kuantitas itu sendiri. Dengan kata lain, jika kuantitas tersebut dianalisis dalam setiap interval waktu (misalnya, bulan atau tahun), kuantitas pada saat tertentu merupakan hasil kali dari kuantitas sebelumnya.

Persamaan sederhananya adalah f(x) = a pangkat x. Pertumbuhan seperti ini dapat ditemui dalam berbagai aktivitas atau fenomena, misalnya pertumbuhan dan penyebaran virus dan bakteri, naiknya harga akibat inflasi, bertambahnya utang akibat bunga, perkembangbiakan mikroorganisme dalam kultur biologi, dan penyebaran fenomena internet seperti meme dan video viral.

Sebagai sebuah Universitas yang belum lama berdiri, Universitas Halim Sanusi PUI Bandung menghadapi tantangan sekaligus peluang. Dengan strategi biasa-biasa saja dan berharap linieritas dalam setiap program dan kegiatannya maka tidak lama lagi, Universitas kebanggaan PUI ini akan ditinggalkan calon mahasiswa.

Maka bersikap progresif dan menerapkan pertumbuhan eksponensial menjadi milestone utama sekaligus menjadi menara gading yang harus dilalui. Percepatan pertumbuhan baik secara kualitatif maupun kuantitatif wajib diwujudkan demi mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan para calon mahasiswa.

Kurikulum akademik, kekhasan dan keunggulan harus dibangun sedemikian rupa untuk mewujudkan capaian lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing global. Di samping jumlah mahasiswa yang terus bertumbuh dan fasilitas kampus yang semakin komplet dan terstandarisasi.

Target masuk 500 besar Universitas menurut Webometrics dan peringkat 500-999 menurut versi QS World University Ranking pada tahun 2030 harus dicanangkan jauh-jauh hari dengan penuh optimisme dan dibangun timeline yang jelas dan detail. Setiap langkahnya tertata rapi, terencana dengan baik dan dievaluasi secara berkala.

Modal untuk melakukan pertumbuhan eksponensial sebenarnya sudah dimiliki oleh Universitas Halim Sanusi PUI Bandung karena sebelumnya telah memiliki empat pilar pertumbuhan eksponensial: Kepemimpinan transformasional dan Manajemen strategis, SDM yang unggul dan berkualitas, Ekosistem PUI yang terus tumbuh dan berkembang serta Ummat Islam Indonesia yang moderat.

Leadership sebagai jargon utama diimplementasikan dalam bentuk kepemimpinan transformasional dan digariskan dalam sebuah manajemen strategis. Berdasarkan analisis SWOT dan beragam pendekatan strategis, UHS menginginkan semuanya berjalan sesuai VMTS yang telah disepakati dalam Statuta dan turunannya.

Universitas Halim Sanusi PUI Bandung juga memiliki SDM yang unggul dan berkualitas. Mulai dari jajaran Senat, Rektorat, Dekanat, Kaprodi, para dosen dan tenaga kependidikan di UHS memiliki latar belakang profesional dan kompeten di bidangnya masing-masing. Banyak di antara mereka adalah lulusan Universitas luar negeri dan berbagai Universitas dalam negeri yang ternama.

Di samping itu keunggulan yang paling utama dari Universitas Halim Sanusi PUI Bandung adalah mereka merupakan bagian dari Ekosistem PUI yang terus tumbuh dan berkembang. Bayangkan ke depannya tentang penyerapan angkatan kerja dan pemberdayaan para mahasiswa lulusan UHS di berbagai lembaga, sekolah dan unit-unit usaha yang dikelola Persatuan Ummat Islam.

Dan pilar utama yang terakhir adalah potensi ummat Islam Indonesia yang moderat, maju dan terpelajar. Ummat Islam Indonesia yang didominasi generasi milenial, gen Z dan gen Alpha akan mencari Universitas dengan kurikulum terbaik dan lingkungan yang mengamalkan Islam secara wasatiyah. PUI dan UHS akan menerapkan Ishlah Tsamaniyyah yang tentunya manhaj dan konsep ini dapat diterima ummat Islam Indonesia.

Dengan empat pilar pertumbuhan eksponensial ini, bukan hal yang mustahil di tahun 2030 berdiri 10 Universitas baru setara Universitas Halim Sanusi PUI Bandung pada saat itu dan 100 Perguruan Tinggi, Universitas, Sekolah Tinggi, Institut dan Akademi yang tersebar di seluruh Indonesia di bawah pengelolaan Persatuan Ummat Islam pada tahun 2045.