Perkuliahan Pertama Semester Genap Prodi Komunikasi Universitas Halim Sanusi

Antusiasme Mahasiswa Universitas Halim Sanusi Prodi Komunikasi Menyambut Awal Perkuliahan Semester Genap 2023.

Selasa, 14 Februari 2023

Alif Ramadan dan Febby Fazar Rinzani.

Setelah kurang lebih dua minggu menikmati libur perkuliahan semester ganjil, pekan ini mahasiswa Universitas Halim Sanusi telah memulai perkuliahan kembali. Selasa 14 Februari 2023 menjadi hari pertama bagi mahasiswa menjalankan perkuliahan pertama di semester genap ini, pertemuan pertama yang diisi oleh mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya yang diampu oleh Dosen Asmarandani Heryadi Putri, S.Sos., M.Sos.

Namun, sebagian mahasiswa masih ada yang tidak bisa menghadiri perkuliahan pertama ini, karena kendala sinyal internet yang tidak stabil pengaruh dari cuaca yang kurang baik. Antusias mahasiswa program studi ilmu komunikasi sangat baik , terlihat sangat bersemangat untuk memulai perkuliahan semester genap. Perkuliahan hari ini pun di isi dengan penjelasan kontrak perkuliahan, memperkenalkan sistem baru Learning Manajeman Sistem (LMS) yang bernama E-Study, serta penyampaian materi perkuliahan.

Sona Amelia Putri, salah satu mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi menyatakan, “Saya sangat bersemangat atas dimulainya perkuliahan ini, mudah-mudahan di semester genap ini saya lebih semangat dan lebih rajin lagi untuk menuntut ilmu”. ujarnya

Sona juga berharap, agar dirinya terus bersemangat sampai semester tingkat akhir dan semester 2 ini tidak mengalami kendala. “semoga perkuliahan berjalan sesuai dengan harapan saya”, pungkasnya. (RRN)

Antusiasme Mahasiswa Universitas Halim Sanusi Prodi Komunikasi Menyambut Awal Perkuliahan Semester Genap 2023. Read More »

Dosen dan Wakil Rektor sedang Mempresentasikan Universitas Halim Sanusi Pada Pekan Pendidikan Tinggi Jakarta (PPTJ) ke-18 di Istora Senayan, Jakarta, 9 Februari 2023

Universitas Halim Sanusi Berpartisipasi Pada Helatan Jakarta Campus Update 2023.

Bandung, 13 Februari 2023

Muhammad Fathan, Pinka Amelia Putri dan Vini Virdiyanti.

Universitas Halim Sanusi Bandung pada tanggal 8 sampai 10 Februari 2023 telah ikut berpartisipasi pada Pekan Pendidikan Tinggi Jakarta (PPTJ) ke-18, yang bertempat di Istora Senayan, Jakarta. Banyak kampus yang mengikuti acara ini, untuk mempromosikan kampusnya masing-masing. Acara juga dihadiri oleh siswa siswi SMA/SMK sederajat dari seluruh Indonesia.

Acara ini berlangsung dengan sangat meriah, setiap kampus mempersiapkan boothnya masing-masing dengan sangat menarik, agar para siswa-siswi tertarik dan berkunjung ke booth mereka, salah satunya dengan menyediakan challenge berhadiah merchandise. Selain itu masing-masing kampus juga mempresentasikan universitasnya masing-masing di panggung utama yang sudah disediakan oleh panitia.


Banyak sekali siswa-siswi yang hadir, untuk mengetahui keunggulan serta visi misi dari setiap kampus yang berpartisipasi. Mahasiswa Universitas Halim Sanusi mencoba mewawancarai beberapa peserta yang hadir. Rata-rata mereka mengatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat, untuk mempertimbangkan fakultas dan universitas mana yang akan mereka pilih nanti setelah lulus. Acara ini juga dinilai berkesan, sebagai sarana berbagi ilmu antar kampus. Acara PPTJ ini merupakan acara tahunan, dan akan dilaksanakan kembali pada tahun depan. (RRN)

Universitas Halim Sanusi Berpartisipasi Pada Helatan Jakarta Campus Update 2023. Read More »

FINAL FESTIVAL PADUAN SUARA PELAJAR SMA/MA/SMK PUI SE-JAWA BARAT DI UNIVERSITAS HALIM SANUSI BANDUNG

Final Festival Paduan Suara Pelajar SMA/MA/SMK Persatuan Umat Islam Se-Jawa Barat di Universitas Halim Sanusi Bandung

Senin, 26 Desember 2022

Hasna Hanifah, Kemal Nur Komara Pratama, dan Muhammad Tizar Hambali

Dalam rangka memperingati milad Persatuan Umat Islam (PUI) yang ke-105, Bidang Humas dan Media DPW PUI Jawa Barat mengadakan FESTIVAL PADUAN SUARA  PELAJAR SMA/MA PUI SE-JAWA BARAT. Setelah sebelumnya melaksanakan kegiatan penyisihan, acara Final dilaksanakan di Aula Universitas Halim Sanusi. Sabtu, 24 Desember 2022.

“Festival ini menjadi sarana promosi untuk Universitas Halim Sanusi karena pesertanya adalah tim paduan suara sekolah-sekolah PUI tingkat SLTA, sehingga mudah-mudahan dengan bertempat dikampus UHS. UHS semakin dikenal, kemudian mereka tertarik untuk kuliah di Universitas Halim Sanusi. Oleh karena itu, kami memutuskan mengadakan festival ini di kampus Univeritas Halim Sanusi” Ucap ketua DPW PUI Jawa Barat, KH. Iman Budiman yang ditemui disela-sela acara.

Final festival paduan suara antar pelajar SMA/SMK PUI Se-Jawa Barat ini diikuti oleh 10 sekolah finalis. Kategori juara terdiri dari juara 1-3 dan juara favorit. Adapun Juara 1 diraih oleh SMK Bina Lestari PUI Tasikmalaya, juara 2 diraih SMK Plus Ashabulyamin Cianjur, sedangkan juara ke 3 diraih oleh MA Putri PUI Majalengka. Sedangkan untuk juara favorit jatuh kepada MA Unggulan Syamsul Ulum Sukabumi. (RRN)

Final Festival Paduan Suara Pelajar SMA/MA/SMK Persatuan Umat Islam Se-Jawa Barat di Universitas Halim Sanusi Bandung Read More »

Sukses Belajar di Perguruan Tinggi

Kegiatan Co-Curricular dengan Tema Sukses Belajar di Perguruan Tinggi Bersama Halim Sanusi University

Sabtu 17 Desember 2022

Alpina Nuraeni, Hafidah Rismayanti, Ira Nur Azizah

Universitas Halim Sanusi menetapkan peraturan, bahwa setiap mahasiswa harus memiliki Surat Keterangan Pelengkap Ijazah (SKPI). Maka dari itu, pada hari Sabtu 17 Desember 2022 pukul 08.00 WIB, Universitas Halim Sanusi mengadakan kegiatan co-curricular dengan tema Sukses Belajar Di Perguruan Tinggi.

Kegiatan tersebut diisi oleh beberapa pemateri, diantaranya Dr. Cukup Mulyana yang memberikan materi Goals Setting Mahasiswa dan Mufti Hidayat dengan tema materi Critical Thinking. Sementara yang menjadi moderator adalah Dosen Prodi Komunikasi, yaitu Asmarandani Haryadi P., S.Sos., M.Sos dan Mira Renata, S.Sos., M.I.Kom.

Kegiatan ini sangat memotivasi mahasiswa untuk meraih prestasi belajar saat perkuliahan di Perguruan Tinggi, maupun dimasa yang akan mendatang. Beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pemateri, seperti yang di ajukan oleh Tedi Supriyadi Prodi Agroteknologi yaitu tentang bagaimana cara membuat goals setting jangka panjang. Dr. Cukup Mulyana menjelaskan bahwa salah satu kelemahan mahasiswa adalah seringkali memperhatikan tujuan yang pendek dan mendadak. Hal ini terjadi karena ketidaktahuannya. Cara menentukan goals setting dapat dilakukan dengan kesadaran diri dari mahasiswa harus mampu memilih, memilah dan mengolah informasi yang diperoleh dengan baik dan tekun serta membutuhkan proses yang berkesinambungan.

Sementara itu, pada tema critical thinking, Muhammad yusuf Kamal mahasiswa prodi manajemen bertanya tentang banyak beredarnya Informasi hoaks. Mahasiswa dituntut harus cerdas dan mampu memverifikasi berbagai informasi yang diperoleh, apalagi di era digital saat ini, infromasi cenderung overload, mudah tersebarnnya berita-berita hoax.

Mufti Hidayat menjelaskan bahwa mahasiswa jangan hanya mencari berbagai informasi di seach engine semata seperti google, tetapi harus mencari juga informasi ditempat lain, semisal dari perpustakaan atau berasal pengalaman dengan banyak orang, semakin banyak informasi yg didapat akan semakin mudah mengumpulkan data yang relevan. Kemampuan dan kecakapan ini dikenal dengan istilah literasi. Literasi adalah kemampuan, kecakapan, atau keterampilan yang dimiliki seseorang, bukan hanya kemampuan menulis, membaca dan memperoleh pengetahuan semata, melainkan juga kemampuan untuk mengasah ketrampilan berfikir kritis terhadap permasalahan yang ada. (RRN)

Kegiatan Co-Curricular dengan Tema Sukses Belajar di Perguruan Tinggi Bersama Halim Sanusi University Read More »

Imbas Migrasi Siaran Televisi Digital (Sumber: indonesiabaik.id

Pendapat Mahasiswa Universitas Halim Sanusi, Imbas Migrasi Siaran Televisi Digital Analog Switch Off (ASO) Tahap II, 2 Desember 2022.

Minggu, 04 Desember 2022

Silvy Khofifah Fauziyah

Televisi merupakan salah satu media audio visual yang paling diminati masyarakat Indonesia. Hampir setiap keluarga memiliki televisi di rumahnya. Namun, seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, membuat media ini pun harus ikut berkembang guna menyesuaikan dengan teknologi. Pada tanggal 2 Desember 2022, salah satu daerah di Jawa Barat yaitu Bandung mendapat giliran migrasi siaran siaran televisi dari analog ke digital. Dikutip dari Kantor Siaran Berita Antara, bahwa hal ini adalah imbas dari pelaksanaan Analog Switch Off (ASO) tahap II. Wilayah yang mendapat giliran untuk pelaksanaan ASO tahap II ini antara lain Kota Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang dan Batam.

Hal ini membuat banyak warga resah karena televisi mereka tidak siap memperbaharui siarannya, karena mereka belum mempunyai alat penangkap siaran digital, Set Top Box. Warga yang tidak siap panik dengan berebut membeli set top box, media sosial pun tak kalah riuh, banyak keluhan muncul akibat migrasi tv digital ini. Namun hal berbeda dialami oleh salah satu mahasiswa Halim Sanusi Bandung, “Kalau saya kebetulan dirumah sudah beralih ke digital, sehingga saya tidak terlalu kaget ketika terjadi perpindahan tersebut. Dengan perubahan suara yang jernih dan channel yang banyak memudahkan saya untuk menonton televisi tanpa adanya gangguan”. Ungkap Hafidah.

Pada pendapat yang lain, Febby Fazar Rinzani mengatakan bahwa ada dua sisi positif dan negatif yang terdapat dalam pemasangan set top box. Sisi positifnya adalah banyak channel baru yang tertangkap sinyal set top box, suara berubah menjadi jernih, gambar tidak buram, serta isi channel banyak yang menyiarkan tontonan edukasi. Sisi negatif yang dirasakan Febby adalah ia merasa masyarakat yang tidak mampu membeli set top box tidak bisa lagi menontin televisi. Maka, solusi yang dapat diberikan adalah mencari alternatif lain untuk menonton seperti pada telepon genggam ataupun komputer. Dan bagi warga pelosok desa yang tidak bisa menonton, bisa beralih mendengarkan berita di media auditif berupa Radio. “saya pun sampai saat ini masih mendengarkan Radio dan itu tidak kalah menariknya dengan televisi”. Ujar Febby.

Perlu diketahui, bahwa Analog Switchh Off (ASO), adalah program dari pemerinta berupa migrasi siaran televisi analog ke siaran televisi digital. Dalam website indonesiabaik.id dijelaskan bahwa ASO ini merupakan pelaksanaan amanat UU Cipta Kerja, yang diemban oleh pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang bertugas menghentikan penyiaran Televisi (TV) analog untuk beralih ke siaran TV digital atau disebut Analog Switch-Off (ASO).

Dikutip dari website resmi Kominfo, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong menyatakan migrasi sistem penyiaran televisi dari analog ke digital memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, lembaga penyiaran, maupun negara. Dengan beralih ke TV Digital, masyarakat akan menikmati kualitas siaran TV yang lebih baik karena gambarnya lebih bersih, suaranya lebih jernih dan teknologi yang lebih canggih. menyatakan pilihan konten siaran bagi masyarakat juga akan menjadi semakin banyak dan beragam jenisnya, dan dapat dinikmati secara gratis, serta akan terjadi pemerataan siaran televisi berkualitas di seluruh daerah di dalam negeri. Selain itu, Migrasi ke TV Digital ini berhubungan dengan jaringan 5G. Sebab, slot frekuensi 700 MHz yang ditinggalkan TV analog dapat digunakan untuk jaringan baru tersebut, sehingga akan membuat kecepatan internet di Indonesia semakin bertambah.

Robby Rachman Nurdiantara, Dosen Prodi Komunikasi Universitas Halim Sanusi menyatakan, Migrasi siaran televisi digital ini, berpeluang menghadirkan stasiun-stasiun televisi baru khususnya didaerah. Sehingga berpotensi untuk melahirkan keragaman konten serta membuka lowongan pekerjaaan baru. Ini juga menjadi peluang agar kelak mahasiwa Universitas Halim Sanusi yang berminat untuk bergabung didunia penyiaran, dapat menjadi insan penyiaran yang berkualitas dengan menghasilkan konten-konten siaran yang berkualitas pula. Diharapkan melahirkan konten siaran yang kreatif dan inovatif, termasuk konten dengan muatan kearifan lokal demi kemajuan masyarakat. “Walau bagaimanapun teknologi dan globalisasi adalah sebuah keniscayaan, tetapi yang paling penting kita harus mampu memfilternya, agar dampak dari teknologi dan konten siaran yang negatif dapat kita tumpulkan, salah satunya dengan prinsip ‘think globally, act locally‘ tutup Robby. (RRN)

Pendapat Mahasiswa Universitas Halim Sanusi, Imbas Migrasi Siaran Televisi Digital Analog Switch Off (ASO) Tahap II, 2 Desember 2022. Read More »

Sosialisasi SKPI Mahasiswa Universitas Halim Sanusi

Sosialisasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Untuk Mahasiswa

Jumat, 2 Desember 2022

Hafidah Rismayanti, Alpina Nuraeni, dan Ira Nur Azizah

Dalam rangka mensosialisasikan program Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), Universitas Halim Sanusi melalui Kabag Mahasiswa Irwan Umbara, S.Pd.I, mengadakan forum tanya jawab melalui platform Zoom Meeting pada hari kamis 30 November 2022 pukul 09.00 WIB. Agenda dalam kegiatan ini yaitu pembagian kelompok pembina SKPI dan Tanya Jawab Seputar SKPI.

SKPI merupakan dokumen yang berisi rekam jejak mahasiswa ketika menjalani perkuliahan dan menjadi dokumen pendukung semua prestasi dan sertifikasi yang dicantumkan di curriculum vitae (CV). SKPI ini akan dikeluarkan untuk mendampingi ijazah dan transkrip akademik mahasiswa ketika lulus nanti, “SKPI ini dikeluarkan untuk mendampingi ijazah dan transkrip akademik. Dalam SKPI akan menerangkan kompetensi mahasiswa, sebagai prasayarat dalam persaingan dunia kerja dilihat dari latar belakang lulusannya”, ucap Irwan.

Sebagaimana diketahui, SKPI atau Surat Keterangan Pendamping Ijazah adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh institusi perguruan tinggi. Surat yang juga disebut Diploma Supplement ini berisi pencapaian akademik dan capaian pembelajaran serta kualifikasi lulusan pendidikan tinggi. Rencananya kegiatan pedampingan akan rutin diadakan setiap semester dengan agenda dan tujuan yang berbeda, yang dilakukan secara offline atau tatap muka. (RRN)

Sosialisasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Untuk Mahasiswa Read More »

Webinar Kewirausahaan dengan Tema Peluang dan Produktivitas Berwirausaha dimasa kini.

Webinar Kewirausahaan dengan Tema “Peluang dan Produktivitas Berwirausaha di Masa Kini”

Senin, 5 Desember 2022

Ira Nur Azizah, Hafidah Rismayanti & Alpina Nuraeni

Komunitas Mahasiswa Muslim Pascasarjana Unpad (KOMMPAS UNPAD) bekerja sama UKM Kewirausahaan Ourwin Universitas Halim Sanusi menyelenggarakan Webinar dengan tema “Peluang dan Produktivitas Berwirausaha di Masa Kini” yang diselenggarakan pada hari Minggu, 4 Desember 2022 Pukul 09.00 WIB.

Acara ini bertujuan untuk membangun jiwa wirausaha pada setiap generasi, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW menjadi seorang enterperneur. Adapun yang menjadi pembicara adalah Dr. Cupian, SE., MT., Ketua Program Studi Ekonomi Islam Universitas Pasundan serta Irfan Maulana Rahman, Founder dari Digipreneur Labs. Acara diawali dengan pelantunan ayat suci Al-Qur’an oleh saudara Detiar Saepulloh Mahasiswa Prodi Ekonomi Islam Universitas Halim Sanusi.

Selain pemberian materi, untuk memeriahkan acara panitia juga mengadakan quiz yang pemenangnya diraih oleh salah satu mahasiswa universitas Halim Sanusi Prodi Agroteknologi saudara Raihan Firdaus dengan skor 10671. Para peserta yang hadir dalam acara selain mendapat E-Sertifikat, juga memperoleh Ilmu dan Relasi, serta Doorprize dari Panitia. (RRN)

Webinar Kewirausahaan dengan Tema “Peluang dan Produktivitas Berwirausaha di Masa Kini” Read More »

Mahasiswa Halim Sanusi Tinjau Langsung Lokasi Gempa Cianjur

Kamis, 1 Desember 2022.

Annisa Nurpadillah, Muhammad Fathan Rizqy, Nadya Nahdhah Silmy, Vini Virdiyanti, & Sona Amelia.

Setelah melaksanakan aksi pengumpulan donasi beberapa hari sebelumnya. Minggu, 27 November 2022, perwakilan relawan mahasiswa Universitas Halim Sanusi Bandung, turun langsung meninjau lokasi Gempa. Relawan menyalurkan donasi ke desa Cikanyere, kecamatan Sukaresmi yang berlokasi di daerah Kabupaten Cianjur. Para relawan dari UHS bertemu dan berdiskusi dengan Koordinator lapangan pembagian donasi serta warga yang turut menjadi korban.

Selain menyebabkan rusaknya bangunan rumah, sekolah, dan fasilitas lainnya. Gempa juga menyebabkan trauma, warga khawatir akan adanya gempa susulan. Kondisi psikologis ini yang perlu diperhatian selain tentunya kebutuhan pokok sehari-hari. Para mahasiswa mencoba sedikit membantu meringankan kondisi psikologis warga dengan mendengar keluh kesah mereka serta ikut mengajak anak-anak untuk bermain agar dapat sejenak menghilangkan kesedihannya.

Warga yang rumahnya rusak terdampak gempa, menyatakan sulit untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Selain itu beberapa warga juga membutuhkan tim medis dan obat-obatan, karena tidak sedikit warga yang memiliki riwayat penyakit. Bantuan dari beberapa pihak relawan untuk warga yang terkena bencana sudah ditangani oleh ketua RT dan RW setempat, setiap posko mendapat bantuannya masing-masing.

Warga mengharapkan penyaluran donasi lebih merata, karena cenderung masih terpusat di titik pusat utama gempa. Selain itu pemerintah dan para relawan. diharapkan juga dapat membantu psikologis warga khususnya anak-anak, karena peristiwa ini meninggalkan bekas trauma yang mendalam. Kebutuhan pokok untuk warga hingga beberapa saat dapat dikatakan masih aman.

Tetapi warga juga berharap adanya perhatian terkait situasi pasca gempa, mereka khawatir ketika donasi mulai berhenti, warga mengalami kesusahan. Terlebih rumah-rumah mereka yang hancur harus dibangun lagi, dengan pondasi yang memenuhi standar pemerintah, sehingga berharap ada bantuan dari pemerintah. (RRN)

Mahasiswa Halim Sanusi Tinjau Langsung Lokasi Gempa Cianjur Read More »

BEM Universitas Halim Sanusi Gelar Aksi Solidaritas untuk Bencana Gempa Cianjur

Rabu, 30 November 2022

Revasya Dwi Yuanita, Resti Rinjani, Pinka Amelia, Rahma Novitasari, dan Muhammad Fathan.

Gempa berkekuatan 5,6 M yang mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat, Senin, 21 November 2022 Pukul 13.21 silam, memantik simpati dan kepedulian dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah aksi kepedulian dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Halim Sanusi, dengan menggelar Aksi Solidaritas untuk Gempa Cianjur.

Mahasiswa Universitas Halim Sanusi melakukan penggalangan dana dikomandoi langsung oleh Ketua BEM Muhammad Anwar  Musyaddad. Kegiatan Penggalangan dana ini rencananya dimulai sejak Minggu , 27 November hingga 4 Desember 2022. Kegiatan dilakukan dengan cara turun ke jalan di sekitar lampu merah lokasi kampus, bentuk penggalangan dana ini berupa uang, makanan, serta pakaian, namun khusus untuk pakaian, sudah diberhentikan dikarenakan dianggap sudah mencukupi.

Dalam kegiatan Galang dana ini tidak mematok target tertentu, akan tetapi diharapkan dalam waktu 1 Minggu ini dapat mendapatkan hasil yang maksimal sampai pada tanggal 4 Desember 2022. BEM Universitas Halim Sanusi bekerja sama dengan DPW PUI Jawa Barat, akan mendistribusikan hasil akhir dari penggalangan dana tersebut ke 9 posko pengungsian. 9 posko tersebut antara lain Posko Induk Ashabul Yamin, Asuyukiyah Kampung Baibub, Yayasan Asulaimah Kampung Manglad, STAI Assyafi’iyah Kampung Sarongge, Yayasan Kutu’iyah Pacet, Al-Huda Rumah Mamah Vina Center, Kampung Cijoho Desa Jambu Dipa Kecamatan Wirangkondang, Nurul Bayan Cikalong, Al-Mubarokah Sengkong Ciranjang, serta Pasir Koret Karang Tengah.

Salah satu partisipan dalam kegiatan Penggalangan dana ini mengatakan, “Saya merasa senang dapat membantu yang sedang membutuhkan, semoga kedepannya keadaan lekas membaik. Diharapkan dengan adanya kegiatan galang dana ini, dapat bermanfaat bagi warga Cianjur”,  ujar Ratih Anggraeni, Mahasiswi Universitas Halim Sanusi. (RRN)

BEM Universitas Halim Sanusi Gelar Aksi Solidaritas untuk Bencana Gempa Cianjur Read More »

Aksi Peduli Gempa Cianjur Mahasiswa Universitas Halim Sanusi

Selasa, 29 November 2022
Rizki Budiman dan Vini Virdiyanti

Sabtu, 26 November 2022, Mahasiswa Universitas Halim Sanusi menggelar aksi peduli Gempa Cianjur melalui pengumpulan donasi yang bertempat di halaman kampus Jl. Garut No.2, Bandung. Tantan Nurholid selaku Ketua Angkatan memimpin kegiatan ini, beserta anggota kepengurusan mahasiswa angkatan 2022.

Panitia mengumpulkan donasi berupa pakaian, sebagai bentuk antusiasme yang besar dari mahasiswa yang ingin memberi bantuan selain materi. Kegiatan dilakukan selama satu hari, untuk kemudian keesokan harinya menyalurkannya secara langsung, bersama dengan donasi-donasi lainnya yang sebelumnya telah dikumpulkan, sekaligus meninjau lokasi Gempa di Cianjur.

Pengumpulan donasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa UHS terhadap korban bencana gempa yang terjadi di Cianjur. Tidak hanya itu, kegiatan ini diharapkan pula menumbuhkan rasa empati mahasiswa terhadap sesama yang membutuhkan bantuan. (RRN)

Aksi Peduli Gempa Cianjur Mahasiswa Universitas Halim Sanusi Read More »