Rumah dan Mobil Saat ini Menjadi Kebutuhan Yang Sering dipenuhi Melalui Transaksi Yang Bersifat Riba.

Allah melarang transaksi riba dan menghalalkan jual beli, seperti yang tertuang dalam firman Allah Surah al-Baqarah, ayat 275 :

 “Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”

Prodi Ekonomi Islam UHS Bandung menyelenggarakan Studium General dengan narasumber Prof. Dr.  Ismail bin Mohd Dari Universiti Malaysia Perlis dengan tema “Betapa Pentingnya Memahami Pembiayaan Pembelian Rumah dan Mobil oleh Bank Bernuansa Islam”

Acara ini diselenggarakan di Kampus II Universitas Halim Sanusi Bandung Pada Selasa, 19 Maret 2024 secara hybrid dan Acara ini wajib diikuti secara offline oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis terutama Prodi Ekonomi Islam

Dalam presentasinya, Prof.Dr.Ismail mengatakan bahwa lebih baik Masjid yang dapat memberikan pinjaman tanpa bunga kepada para pengusaha, agar terhindar dari pinjaman bank konvensional, yang sudah jelas riba.  Dalam materinya, Prof.Dr.Ismail juga menitik beratkan kepada para mahasiswa agar semakin melek dengan keresahan keresahan masyarakat tentang pinjaman berbunga yang justru membuat perekonomian negara kita yang semakin miskin. Disitulah peran mahasiswa sebagai Social Control agar turut memberikan edukasi terhadap masyarakat mengenai transaksi yang bersifat riba.

Mahasiswa juga harus selalu kritis dan menggali ilmu pengetahuan mengenai riba, agar tidak terjebak dengan pinjaman online yang saat ini semakin marak dijadikan program untuk biaya perkuliahan.

Rumah dan Mobil Saat ini Menjadi Kebutuhan Yang Sering dipenuhi Melalui Transaksi Yang Bersifat Riba. Read More »

WEBINAR: BEDAH STRATEGI PEMBUATAN PROPOSAL LOLOS PENDANAAN

Webinar Persiapan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini merupakan webinar yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi PKM, yang pada awalnya ini merupakan ide dari internal himafi sehingga dijadikan sebuah program himpunan. Namun, setelah melihat kebermanfaatan dari proker ini dirasa perlu untuk memperluas sasarannya. Tidak hanya untuk mahasiswa fisika UHS, tapi untuk seluruh mahasiswa UHS bahkan mahasiswa dari luar UHS. Selain itu, proker ini juga berbanding lurus dengan  Kemahasiswaa UHS yang ingin mempersiapkan mahasiswa UHS dalam PKM. Tercatat ada sebanyak 223 pendaftar dari kampus yang ada di seluruh di Indonesia.

Webinar ini diisi oleh 2 pemateri, yaitu bapak Dr. Cukup Mulyana, M.S. sebagai pemateri pertama (Bedah Strategi Pembuatan Proposal Lolos Pendanaan) dan bapak Gilang Fauzi Dzikrillah, S.P., M.Si. (Eksplorasi Ide dalam Menemukan Solusi Permasalahan Lingkungan). Rektor Universitas Halim Sanusi, bapak Ir. H. Setiadi Yazid, M.Sc., Ph.D juga mengisi sambutan dalam webinar ini dan mengapresiasi sangat baik terkait program webinar ini karena diikuti oleh berbagai kampus yang ada di Indonesia.

WEBINAR: BEDAH STRATEGI PEMBUATAN PROPOSAL LOLOS PENDANAAN Read More »

Acara Malam Puncak Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Pondok Pesantren Hayatul Qulub

Pondok Pesantren Hayatul Qulub mengadakan acara isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema ” Akhlak Rasulullah Sebagai Tauladan Untuk Menjadikan Generasi Yang Unggul ” . Acara di laksanakan selama tiga hari dari tanggal 28-30 Januari  2024 yang di isi dengan berbagai kegiatan perlombaan seperti Khitobah, bahsul khutub, khaligrafi, monolog, perkusi dan tumpeng. Dan acara puncak nya dilaksanakan tanggal 30 januari 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satri dan satriwati dari hayatul qulub . Acara lomba di agendakan selama dua hari yaitu 28 Januari lomba pidato dan perkusi, 29 Januari lomba bashul kutub, kaligrafi dan monolog digital. Dilanjutkan dengan pengumuman pemenang secara serentak pada tanggal 30 januari 2024. Para pemenangpun diberikan penghargaan berupa sertifikat dan hadiah menarik.

“tujuan di adakannya kegiatan ini tidak lain agar mengapresiasi para pemenang untuk lebih meningkatkan lagi potensi-potensi yang ada dalam diri mereka tujuan panitia phbi mengadakan perlombaan ini agar setiap maha santri laki-laki dan perempuan dapat meningkatkan potensi meningkatkan bakat meningkatkan kreativitas yang ada dalam diri mereka untuk selalu dikembangkan dan untuk bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri serta orang lain di sekitarnya”. Ucap Fikri Daniel Fahad selaku Ketua Pelaksana Acara Isra Miraj

Kegiatan perdana Hayatul Qulub ini disambut meriah oleh para satri dan juga pimpinan dari PUI dan Universitas Halim Sanusi Bandung. Turut hadir dalam Acara Peringatan Isra’ Mi’raj, Bapak Irwan Umbara,S.Pd.I selaku Kepala Biro Kemahasiswaa, bapak Syakir Al Fatah, ST. Kepala Biro Administrasi Umum, Bapak Nanang Mulyana selaku Ketua Yayasan Hayatul Qulub, Bapak Ir. H. Ahmad Gema N, ST., MBA selaku Wakil Rektor II. Ibu Hj.Ledia Hanifa Amalia S.Si., M. Psi, T selaku anggota DPR-RI Komisi 1, dan Bapak.KH. Iman Budiman, M.Ag yang mengisi acara tausiyah membahas tentang peran keluarga Nabi dan peran penting sahabat-sahabat Nabi.

Acara Malam Puncak Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Read More »

SERAH TERIMA JABATAN WAKIL REKTOR III UHS PUI BANDUNG


Untuk pertama kalinya Universitas Halim Sanusi Bandung mengadakan acara serah terima jabatan Wakil Rekktor III yang meliputi Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat. Dalam acara tersebut, Bapak.Dr. H. Artaji,SH.,MH selaku Wakil Rektor III mengundurkan diri dari jabatanya pada tahun kedua ia menjabat dan menyerahkan nya kepada pejabat baru Wakil Rektor III yaitu Bapak.Dr. Cukup Mulyana.Ms untuk masa periode dua tahun ke depan terhitung tanggal 23 januari 2024 – 23 januari 2026.
Serah terima jabatan dan pelantikan Wakil Rektor III yang diadakan di kampus III Universitas Halim Sanusi Bandung di Jl. Ibrahim Adjie No.11 Kota Bandung tersebut, dihadiri oleh seluruh jajaran petinggi Universitas Halim Sanusi Bandung seperti Ketua BPH PTPUI KH.Nazar Haris, MBA, Sekretaris BPH PTPUI H.Raizal Aripin, SS, Rektor UHS PUI Ir.Setiadi Yazid, M.Sc.,Ph.D, Wakil Rektor I Madya ahdiyat, S.E., M.M, Wakil Rektor II Ir.H.Ahmad Gemma N.ST.,MBA, seluruh dekan dan Kepala Biro UHS PUI Bandung.
Acara tersebut berlangsung dengan hikmat serta suasana haru karena di warnai dengan kata pisah sambut dari pejabat lama dan pejabat baru Wakil Rektor III. Dalam sambutan Bapak.Dr. H. Artaji,SH.,MH selaku pejabat lama, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran staff kemahasiwaan, mengucapkan pamit dan memohon doa untuk kelancaran promosi Guru Besar di tempat beliau mengabdi. Dalam sambutan selanjutnya, Rektor UHS PUI Bapak. Ir.Setiadi Yazid, M.Sc.,Ph.D juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pejabat lama Wakil Rektor III yang sudah memberikan banyak kontribusi pada Universitas Halim Sanusi Bandung kususnya dalam bidang kemahasiswaan.
Acara ini di akhiri dengan pemutaran video persembahan dari rekan rekan Organisasi Mahasiswa dan pemberirian cenderamata dari ORMAWA, Staf Wakil Rektor III dan Rektorat .

SERAH TERIMA JABATAN WAKIL REKTOR III UHS PUI BANDUNG Read More »

Gambar: Adin

Pahlawan Indonesia Anggota BPUPKI Bertemu Kembali di Jl. Taman Siswa No. 4 Bandung

Bandung, 10 Januari

Annisa Nurjannah, Dede Fitri Nurmaliya, Jessi Mulyani, Vina Amelia Putri, dan Widiya Yulisa

Sejarah berulang, empat tokoh dari 62 tokoh anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau disingkat BPUPKI, bertemu kembali di Jl. Taman Siswa No.4 Kota Bandung. Pertemuan ini tentu saja bukan pertemuan yang sebenarnya, karena keempat tokoh pahlawan Indonesia tersebut telah lama meninggalkan kita semua dengan berbagai sumbangsihnya demi bangsa ini. Pertemuan yang dimaksud yaitu bertemunya warisan dan hasil karya mereka bagi Indonesia, yaitu organisasi yang telah mereka bangun. Keempat tokoh itu adalah K.H. Abdul Halim, K.H. Ahmad Sanusi, Mr. R. Syamsuddin, serta Ki Hajar Dewantara.

Gambar: Adin
Gambar: Adin

K.H. Abdul Halim, K.H. Ahmad Sanusi, dan Mr. R. Syamsuddin merupakan pendiri dari organisasi Persatuan Ummat Islam (PUI) pada tanggal 21 Desember 1917, sementara Ki Hajar Dewantara merupakan tokoh yang membidani lahirnya organisasi yang bergerak di sektor pendidikan di Indonesia yaitu ‘Nationaal Onderwijs Tamansiswa’, didirikan untuk pertama kali di Jogja pada tanggal 3 Juli 1922, yang selanjutnya dikenal dengan Taman Siswa. Persatuan Ummat Islam (PUI) kemudian melahirkan lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi dengan nama Universitas Halim Sanusi (UHS), mengambil nama dari kedua tokoh pendirinya. Sedangkan Taman Siswa melahirkan lembaga pendidikan diberbagai semua jenjang pendidikan mulai dari Taman Indria (Taman kanak-kanak), Taman Muda (Sekolah dasar), Taman dewasa (SMP), Taman Madya (SMA), hingga jenjang perguruan tinggi yaitu Taman Guru (Sarjana wiyata). 

Ki Hajar Dewantara adalah pahlawan nasional yang memiliki peran besar bagi pendidikan Indonesia. Jasanya di bidang pendidikan, membuatnya diberi gelar Bapak Pendidikan Indonesia. Beliau berhasil merumuskan istilah-istilah berikut ini yang masih bertahan dan digunakan dalam dunia pendidikan di Indonesia, Ing Ngarsa Sung Tulada yang artinya didepan memberikan contoh,  Ing Madya Mangun Karsa, yang artinya ditengah membangun cita-cita, serta Tut Wuri Handayani yang artinya mengikuti dan mendukung. Istilah terakhir ini yang pada akhirnya menjadi slogan yang kerap disematkan dalam logo pendidikan di Indonesia.

K.H. Abdul Halim, K.H. Ahmad Sanusi, dan Mr. R. Syamsuddin, tiga tokoh pendiri Persatuan Ummat Islam (PUI) ini juga merupakan tokoh yang peduli terhadap nasib bangsa, mereka telah memperjuangkan bangsa Indonesia agar terlepas dari belenggu penjajahan, ketertindasan, kebodohan, kemiskinan, dan politik belah bambu (devide et empire) yang dilakukan kaum penjajah. Salah satunya bidang pendidikan, PUI kemudian melahirkan lembaga pendidikan jenjang perguruan tinggi, yaitu Universitas Halim Sanusi. Hadirnya Universitas Halim Sanusi merupakan langkah yang dilakukan untuk mengembangkan lembaga pendidikan yang sebelumnya dimiliki, berbentuk Universitas yang ada di bawah Persatuan Ummat Islam (PUI) yang pengelolaan langsung di bawah pengawasan Badan Pelaksana Harian Persatuan Ummat Islam.

Salah satu lokasi dari lembaga pendidikan Taman Siswa yang dibangun oleh Ki Hajar Dewantara berada di Kota Bandung, yaitu SMP, SMA, dan SMK Taman Siswa di Jl. Taman Siswa No.4, Kelurahan Malabar, Kec. Lengkong, Kota Bandung. Sedangkan Universitas Halim Sanusi Persatuan Ummat Islam beralamatkan, Jl. Laskar Wanita Indonesia, (Laswi) No. 1. Bandung, dari tahun 2016-2022.

Namun, sejak awal tahun 2023, Universitas Halim Sanusi memutuskan untuk berpindah lokasi kampus ke Jl. Taman Siswa No.4, Kelurahan Malabar, Kec. Lengkong, Kota Bandung, berdampingan dengan SMP, SMA, dan SMK Taman Siswa Kota Bandung. Peristiwa bergabungnya Universitas Halim Sanusi milik Persatuan Ummat Islam yang digagas oleh K.H. Abdul Halim, K.H. Ahmad Sanusi, dan Mr. R. Syamsuddin, dengan SMP, SMA, dan SMK Taman Siswa Kota Bandung milik organisasi Taman siswa yang didirikan Ki Hajar Dewantara, yang berjalan berdampingan dalam satu kawasan gedung pendidikan ini, seakan menasbihkan bertemunya kembali semangat kepahlawan dan kepedulian akan pendidikan dari keempat tokoh pahlawan anggota BPUPKI tersebut di Jl. Taman Siswa No. 4 Bandung. (RRN)

Pahlawan Indonesia Anggota BPUPKI Bertemu Kembali di Jl. Taman Siswa No. 4 Bandung Read More »

UHS BANDUNG

REKTOR UHS MENGIKUTI ACARA KONFERENSI INTERNASIONAL AGAMA, PERDAMAIAN DAN PERADABAN YANG DI GELAR OLEH MUI

JAKARTA – Rektor Universitas Halim Sanusi mengikuti acara konferensi internasional agama, perdamaian dan peradaban yan di gelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang di adakan di Hotel Sultan, Jakarta (21-23 Mei 2023).
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kontribusi MUI untuk mengarusutamakan keberagamaan yang berkontribusi bagi perdamaian dan peradaban. Acara konferensi ini juga dihadiri kurang lebih 300 peserta dari dalam dan luar negeri termasuk dari pimpinan perguruan tinggi besar di Indonesia salah satunya Universitas Halim Sanusi Bandung.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud berbagi tentang kehidupan bangsa indonesia yang tetap hidup berdampingan dengan damai meskipun terdiri dari keberagaman suku, ras, dan agama.
Dalam konverensi tersebut ,para pemimpin, tokoh, dan ahli berbagai agama dari berbagai negara yang hadir dalam konferensi internasional ini bersepakat menyampaikan Deklarasi Jakarta 2023 sebagai berikut:

  1. Agama adalah sumber ajaran transformasional sebagai pedoman bagi penganutnya untuk hidup damai, harmoni, dan menjadi inspirasi dalam membangun peradaban. Karenamengajarkan nilai-nilai universal seperti hak dan kewajiban asasi manusia, toleransi, kesetaraan, dan persaudaraan kemanusiaan
  2. Perbedaan adalah keniscayaan. Pemerintah dan kekuatan civil society harus berupaya menjaga, menghormati, dan melindunginya, serta mendorong menjadi kekuatan bersama dalam membangun kemajuan peradaban. Untuk itu, kerukunan antarumat beragama harus terus dilakukan
  3. Diperlukan langkah konkret secara bersama memperkokoh aliansi global dalam ikut serta menyelesaikan berbagai konflik melalui dialog agar dapat menciptakan keamanan, perdamaian, dan dapat bersama-sama membangun peradaban.

Menurut Rektor Universitas Halim Sanusi Bandung Ir. Setiadi Yazid, M.Sc., Ph.D, Mengenai kerukunan antar umat beragama, pada dasarnya semua pembicara sepakat bahwa semua agama mengajarkan perdamaian. Namun kadang kadang hal ini kurang dipahami di tingkat masyarakat awam (grass root) sehingga konflik bisa saja terjadi. Untuk itu pendidikan agama yang benar dan lengkap bagi masyarakat luas perlu sekali didukung.

Berkaitan dengan peran agama dalam peradaban, diakui bahwa era digital ini memang membawa berbagai masalah. Kepercayaan kepada teknologi yang terlalu besar, membuat sisi spiritual masyarakat kurang berkembang. Hampir semua masalah dapat dicari jawabannya melalui internet, sehingga peran guru/pembimbing/mentor yang dapat menilai kesehatan jiwa seseorang secara sebenarnya semakin berkurang. Selain itu dampak dari teknologi yang dikendalikan oleh materialisme juga mulai terasa, seperti pemansan global.
Umat beragama memiliki potensi yang besar untuk berperan dalam memuliakan manusia dan menjaga keseimbangan alam semesta.
PUI dengan Intisabnya serta UHS yang membantu dibidang pendidikan berada dalam posisi yang tepat untuk berkontribusi dalam ketiga tema tersebut. Intisab yang disarikan dari ajaran Islam sehingga cukup singkat untuk diikrarkan setiap hari dapat menjadi pengingat yang menjaga orang dari pikiran maupun tindakan ekstrim. Sementara itu penerapan sikap garis tengah ini diberbagai bidang ilmu dapat dilaksanakan melalui lembaga lembaga pendidikan PUI seperti UHS. Pada saatnya nanti usaha usaha ini akan dapat berkontribusi bagi perdamaian dunia.
Langkah MUI yang menyelenggarakan konperensi internasional ini yang dihadiri oleh utusan dari berbagai agama dan berasal dari puluhan negara di dunia sangat patut di apresiasi.

Tim Liputan UHS TV

REKTOR UHS MENGIKUTI ACARA KONFERENSI INTERNASIONAL AGAMA, PERDAMAIAN DAN PERADABAN YANG DI GELAR OLEH MUI Read More »

Rektor Univeristas Halim Sanusi, Ir. Setiadi Yazid, M.Sc., Ph.D., berfoto bersama dengan Rektor Saudi Electronic University (SEU), Prof. Dr. Lilac Ahmad Al-Safadi, setelah Penandatangan MoU.

Universitas Halim Sanusi Jalin MoU dengan Saudi Electronic University

Jumat, 16 Desember 2022

Univeritas Halim Sanusi bersama 43 Perguruan Tinggi se-Indonesia melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Saudi Electronic University (SEU), Senin, 12 Desember 2022. Bertempat di Aula Harun Nasution Gedung Rektorat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara ini dihadiri oleh seluruh Rektor maupun perwakilan dari 43 Perguruan Tinggi se-Indonesia yang diundang.

Acara ini bertujuan untuk mengembangkan dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Bahasa Arab pada semua level di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu diharapkan mampu memperkuat moderasi dan toleransi agama, memperkuat kerjasama internasional dengan negara Timur Tengah, serta memajukan ilmu pengetahuan, intelektual dan spiritual.

Dr. Tulus Musthafa, MA selaku Pimpinan Pusat Ittihad Mudarrisi Al-Laughah Al-‘Arabiyyah (IMLA) Indonesia yang memprakarsai cara MoU ini memberikan apresiasi atas kedatangan semua Rektor dan perwakilan yang telah diundang. Dirinya juga menyampaikan, “Kegiatan Penandatanganan MoU ini adalah kegiatan rutin yang sempat tertunda sejak tahun 2020, dimana IMLA selalu mengadakan kegiatan Muktamar dan Konferensi Internasional setiap 2 tahun sekali,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU ini dipimpin secara ekslusif langsung oleh Rektor Saudi Electronic University (SEU) Prof. Dr. Lilac Ahmad Al-Safadi bersama para Pimpinan dari 43 Perguruan Tinggi Se-Indonesia. Salah satunya adalah Rektor Universitas Halim Sanusi, Ir. Setiadi Yazid, M.Sc., Ph.D. (RRN)

Universitas Halim Sanusi Jalin MoU dengan Saudi Electronic University Read More »

UHS PUI BANDUNG

Pertumbuhan Eksponensial Universitas Halim Sanusi PUI Bandung dalam Rangka Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045

Ditulis oleh : Madya Ahdiyat, S.E., M.M. (Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Halim Sanusi PUI Bandung)

Pertumbuhan eksponensial adalah sebuah model pertumbuhan kuantitatif, yaitu saat tingkat pertumbuhan sebanding (proporsional) dengan besar kuantitas itu sendiri. Dengan kata lain, jika kuantitas tersebut dianalisis dalam setiap interval waktu (misalnya, bulan atau tahun), kuantitas pada saat tertentu merupakan hasil kali dari kuantitas sebelumnya.

Persamaan sederhananya adalah f(x) = a pangkat x. Pertumbuhan seperti ini dapat ditemui dalam berbagai aktivitas atau fenomena, misalnya pertumbuhan dan penyebaran virus dan bakteri, naiknya harga akibat inflasi, bertambahnya utang akibat bunga, perkembangbiakan mikroorganisme dalam kultur biologi, dan penyebaran fenomena internet seperti meme dan video viral.

Sebagai sebuah Universitas yang belum lama berdiri, Universitas Halim Sanusi PUI Bandung menghadapi tantangan sekaligus peluang. Dengan strategi biasa-biasa saja dan berharap linieritas dalam setiap program dan kegiatannya maka tidak lama lagi, Universitas kebanggaan PUI ini akan ditinggalkan calon mahasiswa.

Maka bersikap progresif dan menerapkan pertumbuhan eksponensial menjadi milestone utama sekaligus menjadi menara gading yang harus dilalui. Percepatan pertumbuhan baik secara kualitatif maupun kuantitatif wajib diwujudkan demi mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan para calon mahasiswa.

Kurikulum akademik, kekhasan dan keunggulan harus dibangun sedemikian rupa untuk mewujudkan capaian lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing global. Di samping jumlah mahasiswa yang terus bertumbuh dan fasilitas kampus yang semakin komplet dan terstandarisasi.


Target masuk 500 besar Universitas menurut Webometrics dan peringkat 500-999 menurut versi QS World University Ranking pada tahun 2030 harus dicanangkan jauh-jauh hari dengan penuh optimisme dan dibangun timeline yang jelas dan detail. Setiap langkahnya tertata rapi, terencana dengan baik dan dievaluasi secara berkala.

Modal untuk melakukan pertumbuhan eksponensial sebenarnya sudah dimiliki oleh Universitas Halim Sanusi PUI Bandung karena sebelumnya telah memiliki empat pilar pertumbuhan eksponensial: Kepemimpinan transformasional dan Manajemen strategis, SDM yang unggul dan berkualitas, Ekosistem PUI yang terus tumbuh dan berkembang serta Ummat Islam Indonesia yang moderat.

Leadership sebagai jargon utama diimplementasikan dalam bentuk kepemimpinan transformasional dan digariskan dalam sebuah manajemen strategis. Berdasarkan analisis SWOT dan beragam pendekatan strategis, UHS menginginkan semuanya berjalan sesuai VMTS yang telah disepakati dalam Statuta dan turunannya.

Universitas Halim Sanusi PUI Bandung juga memiliki SDM yang unggul dan berkualitas. Mulai dari jajaran Senat, Rektorat, Dekanat, Kaprodi, para dosen dan tenaga kependidikan di UHS memiliki latar belakang profesional dan kompeten di bidangnya masing-masing. Banyak di antara mereka adalah lulusan Universitas luar negeri dan berbagai Universitas dalam negeri yang ternama.

Di samping itu keunggulan yang paling utama dari Universitas Halim Sanusi PUI Bandung adalah mereka merupakan bagian dari Ekosistem PUI yang terus tumbuh dan berkembang. Bayangkan ke depannya tentang penyerapan angkatan kerja dan pemberdayaan para mahasiswa lulusan UHS di berbagai lembaga, sekolah dan unit-unit usaha yang dikelola Persatuan Ummat Islam.

Dan pilar utama yang terakhir adalah potensi ummat Islam Indonesia yang moderat, maju dan terpelajar. Ummat Islam Indonesia yang didominasi generasi milenial, gen Z dan gen Alpha akan mencari Universitas dengan kurikulum terbaik dan lingkungan yang mengamalkan Islam secara wasatiyah. PUI dan UHS akan menerapkan Ishlah Tsamaniyyah yang tentunya manhaj dan konsep ini dapat diterima ummat Islam Indonesia.

Dengan empat pilar pertumbuhan eksponensial ini, bukan hal yang mustahil di tahun 2030 berdiri 10 Universitas baru setara Universitas Halim Sanusi PUI Bandung pada saat itu dan 100 Perguruan Tinggi, Universitas, Sekolah Tinggi, Institut dan Akademi yang tersebar di seluruh Indonesia di bawah pengelolaan Persatuan Ummat Islam pada tahun 2045.

Pertumbuhan Eksponensial Universitas Halim Sanusi PUI Bandung dalam Rangka Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045 Read More »

Pray for Cianjur

“Pray for Cianjur”, Duka Mendalam Untuk Korban Gempa Cianjur

Bandung, 23 November 2022

Senin, 21 November 2022 pukul 13.21, musibah Gempa Bumi menimpa wilayah Cianjur dan sekitarnya. Gempa berkekuatan 5,6 Magnitudo ini terjadi didarat, yaitu pada koordinat 107,05 BT dan 6,84 LS, berjarak sekitar 9,65 km barat daya Kota Cianjur pada kedalaman 10 km dibawah permukaan tanah.

Hingga pagi tadi, BMKG mencatat telah terjadi 161 kali gempa susulan. Data terakhir selasa, 22 November pukul 17.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa mencapai 268 jiwa, dengan korban teridentifikasi 122 jenazah dan 151 korban hilang. Selain itu korban luka mencapai 1.083 orang, 58.368 orang mengungsi serta 22.198 infrastruktur rusak.

Atas musibah ini, kami segenap Pimpinan dan Sivitas Akademika Universitas Halim Sanusi PUI-Bandung, menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah Gempa Cianjur, serta teriring doa, semoga saudara kita di Cianjur senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, kesehatan dan keselamatan, serta selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Amin.

“Pray for Cianjur”, Duka Mendalam Untuk Korban Gempa Cianjur Read More »

Progresivitas Universitas Halim Sanusi PUI Bandung

Oleh: Madya Ahdiyat, SE., MM. (Wakil Rektor 1 Universitas Halim Sanusi)

Seolah tidak pernah berhenti, para civitas akademika Universitas Halim Sanusi PUI Bandung terus bekerja untuk menghasilkan status demi status, berbagai gelar serta ratusan capaian, hal ini sebagai wujud kongkrit kinerja dan kreativitas para struktural, dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa Universitas Halim Sanusi PUI Bandung.

Setelah berhasil memperoleh akreditasi Baik di tiga prodi sebelumnya, Program Studi S1 Fisika menyusul, mendapatkan akreditasi dengan penilaian Baik pula. Capaian tentunya hanya sementara, nantinya akan disusul oleh beberapa program studi lainnya yang belum mendapatkan akreditasi.

Setelah semua program studi terakreditasi, Universitas Halim Sanusi PUI Bandung akan melakukan akreditasi tingkat Universitas atau Unit Pengelola Program Studi. Dan ini menjadi salah satu rencana strategis terdekat sekaligus menunjukkan progresivitas UHS dalam menjalankan program dan kegiatannya.

Universitas Halim Sanusi PUI Bandung sebagai salah satu lini pendidikan tinggi dan satu-satunya Universitas yang dimiliki Persatuan Umat Islam (PUI), melakukan pola pendekatan yang berbeda dalam penerimaan mahasiswa baru. Kenaikan jumlah mahasiswa sampai dengan 300% menunjukkan progresivitas dalam proses rekrutmen mahasiswa baru.

Dalam peningkatan mutu pendidikan dan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UHS juga telah menerapkan kurikulum Kemendiknas secara utuh serta sudah mulai menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MKBM). Pengembangan kurikulum terus dilakukan disesuaikan dengan situasi terbaru dan tuntutan dunia usaha dan dunia industri sekarang ini.

Sehingga selain kurikulum di atas, UHS juga menerapkan kurikulum kekhasan yang dimiliknya, diantaranya keummatan (Ke-PUI-an), kebangsaan (Pancasila, Kewarganegaraan, Bela Negara dan IntroLeap) dan Kepeloporan global, juga mengimplementasikan kurikulum keunggulan berupa Leadership, Enterpreneurship dan Akhlakul Karimah.

Harapannya seluruh lulusan Universitas Halim Sanusi PUI Bandung memiliki berbagai macam kompetensi dan siap kerja serta berdaya saing tinggi. Selain dibekali ijazah sarjana dari masing-masing program studi, setiap mahasiswa UHS akan memiliki sertifikat BNSP, sertifikat keterampilan dan kompetensi, sertifikat Ke-PUI-an dan juga portofolio berupa pengalaman, penelitian, pengabdian masyarakat dan proyek-proyek.

Demikian juga agenda pengembangan SDM dosen dan tenaga dosen di lingkungan Universitas Halim Sanusi PUI Bandung menjadi salah satu perhatian Badan Pengelola Harian dan Rektorat yang sangat serius dan diperhatikan dengan sedemikan rupa. Dosen dan tenaga dosen di UHS harus terus ditingkatkan kualitas, kompetensi dan kesejahteraannya.

Akreditasi pada akhirnya mengejawantahkan itu semua dan menampilkan sisi positif untuk selalu naik dan terus meningkat. Seperti sebuah garis yang terus naik dan menjauhi sumbu y dan terus meningkat secara signifikan seiring sumbu x. Universitas Halim Sanusi PUI Bandung berupaya untuk terus naik kelas, meningkatkan kualitas dan senantiasa memperbaiki diri.

Selamat kepada seluruh civitas akademika Universitas Halim Sanusi PUI Bandung dan khususnya Program Studi S1 Fisika yang telah mendapatkan akreditasi Baik semoga semakin bermanfaat dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan nasional. (RRN)

Progresivitas Universitas Halim Sanusi PUI Bandung Read More »