
Bandung, 13 Oktober 2026 – Mahasiswa Universitas Halim Sanusi kembali menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan pengembangan wawasan dan inovasi tingkat nasional. M. Fikri Danil Pahad dari Jurusan Manajemen dan Saparudin dari Jurusan Fisika hadir sebagai perwakilan mahasiswa Universitas Halim Sanusi dalam ajang Campus Session BTN Housingpreneur Batch 3 yang diselenggarakan di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (13/10/2026).
Mengusung tema “Elevate Beyond Your Limit – Keep It Living: Hunian Tumbuh, Bumi Tetap Utuh”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas pengetahuan mengenai masa depan industri perumahan yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Keikutsertaan mahasiswa dari dua disiplin ilmu berbeda, yakni Manajemen dan Fisika, menjadi peluang untuk memahami ekosistem properti secara lebih komprehensif. Perspektif manajemen memberikan pemahaman mengenai strategi bisnis, efisiensi biaya, dan pengelolaan sumber daya, sedangkan bidang fisika mendukung pemahaman tentang sains material, efisiensi energi, serta aspek teknis dalam pengembangan hunian berkelanjutan.
Hadirkan Praktisi dan Tokoh Inspiratif
Campus Session BTN Housingpreneur Batch 3 menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang yang berbagi wawasan mengenai inovasi, teknologi, arsitektur, dan keberlanjutan dalam industri perumahan.
Mochamad Agung Permana dan M. Rafly Pasha Putra Pratama, Co-Founder Pandawara Group, membahas pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, pengelolaan limbah, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari dan pengembangan ekosistem hunian modern.
Selanjutnya, Zamzam Multazam, Ph.D., Founder & Lead Proteka, memberikan perspektif mengenai riset, sains material, dan inovasi teknologi perumahan atau housing technology. Materi tersebut memperluas pemahaman peserta mengenai peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menjawab tantangan kebutuhan hunian masa depan.
Sementara itu, Dr. ENG. Ar. M. Donny Koerniawan, S.T., M.T., IAI., selaku Ketua Program Master dan Doktor Arsitektur SAPPK ITB, mengulas konsep tata ruang, arsitektur hijau (green architecture), serta perencanaan hunian yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan Panji Sakti sebagai bintang tamu. Kehadiran unsur seni dan musik memberikan sentuhan inspiratif sekaligus menambah antusiasme generasi muda dalam mengikuti rangkaian acara.
Memperluas Wawasan tentang Hunian Berkelanjutan
Selama mengikuti sesi yang berlangsung interaktif, M. Fikri Danil Pahad dan Saparudin memperoleh kesempatan untuk menyerap berbagai wawasan strategis mengenai perkembangan industri properti, pembiayaan perumahan, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan hunian.
Salah satu pembahasan yang relevan adalah konsep incremental housing atau hunian tumbuh, yakni pendekatan pembangunan rumah yang memungkinkan pengembangan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan penghuni. Konsep ini membuka ruang bagi penerapan strategi pengelolaan biaya yang efisien sekaligus mempertimbangkan penggunaan energi dan pemilihan material bangunan yang tepat.
Selain itu, kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai hubungan antara aspek bisnis dan sains dalam sektor perumahan. Perspektif pembiayaan perbankan, termasuk peran Bank BTN dalam ekosistem perumahan, dapat dipertemukan dengan inovasi teknologi dan prinsip ramah lingkungan untuk mendukung pengembangan hunian yang lebih berkelanjutan.
Partisipasi dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi kedua mahasiswa untuk memperluas jejaring dan membuka peluang kolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung Raya, akademisi ITB, serta praktisi industri.
Wujud Komitmen Mahasiswa Universitas Halim Sanusi
Keikutsertaan M. Fikri Danil Pahad dan Saparudin dalam Campus Session BTN Housingpreneur Batch 3 mencerminkan semangat mahasiswa Universitas Halim Sanusi untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan mengikuti perkembangan inovasi di tingkat nasional.
Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya wawasan akademik sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan tantangan nyata di masyarakat. Kolaborasi lintas disiplin antara manajemen dan fisika juga menjadi pengingat bahwa pengembangan hunian masa depan membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari perencanaan bisnis hingga penerapan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.
Melalui partisipasi aktif dalam forum akademik dan industri seperti ini, mahasiswa Universitas Halim Sanusi diharapkan semakin termotivasi untuk berkontribusi dalam menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya lingkungan hidup yang lebih berkelanjutan.



