
Bandung, 18 Agustus 2026 — Mahasiswa Universitas Halim Sanusi (UHS) melalui MAPAHASA Divisi Rock Climbing melaksanakan Pengembaraan Perdana sekaligus perintisan jalur di kawasan Gunung Parang Tower 2 pada 12–18 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam perjalanan MAPAHASA, tidak hanya sebagai upaya menaklukkan ketinggian, tetapi juga sebagai proses pembelajaran, perjuangan, kolaborasi, dan pengembangan kemampuan mahasiswa di alam terbuka.
Pengembaraan dimulai pada 12 Agustus 2026 dengan pemanjatan perdana. Tim Pengembaraan berhasil membuka dan menyelesaikan jalur hingga Pitch 6, yang menjadi pijakan awal untuk melanjutkan proses perintisan menuju puncak.
Pada 13–16 Agustus 2026, kegiatan pemanjatan dihentikan sementara untuk mempersiapkan agenda pengibaran Bendera Merah Putih raksasa di dinding tebing. Persiapan dilakukan melalui kolaborasi bersama komunitas panjat tebing untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Momen bersejarah berlangsung pada 17 Agustus 2026. Di ketinggian dinding batu Andesit Gunung Parang Tower 2, Bendera Merah Putih dikibarkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengibaran Merah Putih di dinding tebing menjadi simbol perjuangan dan keberanian. Upacara peringatan kemerdekaan dilaksanakan di lokasi yang dicapai melalui kerja sama, ketekunan, dan perjuangan seluruh tim.
Perintisan jalur kemudian kembali dilanjutkan pada 18 Agustus 2026, dimulai dari Pitch 6. Setelah melalui proses pemanjatan dan perintisan, tim akhirnya berhasil mencapai puncak pada Pitch 12.
Pada waktu yang bersamaan, Tim Manjat Sampai Kiamat melaksanakan tugas pencopotan bendera serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik hingga selesai.
Pengembaraan Perdana MAPAHASA Divisi Rock Climbing ini menjadi bukti bahwa pencapaian besar tidak lahir dari satu langkah. Dibutuhkan keberanian untuk memulai, ketekunan untuk bertahan, kemampuan untuk berkolaborasi, serta semangat untuk terus mencapai tujuan.
Bagi MAPAHASA, perjalanan ini bukan sekadar tentang mencapai puncak. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengalaman dan cerita yang akan menjadi bagian dari perjalanan panjang organisasi.



