
Bandung – Pada Sabtu dan Minggu, 12-13 Oktober 2024, Universitas Halim Sanusi menggelar workshop dan pelatihan bertajuk “Basic Non-Destructive Test (NDT) & Industrial Applications” dengan sukses. Acara ini menarik 50 peserta dari beragam latar belakang, termasuk mahasiswa, dosen, dan praktisi dari berbagai sektor industri. Universitas Halim Sanusi menyelenggarakan workshop ini untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman mendalam tentang metode NDT yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri.
Tiga narasumber kompeten hadir dalam workshop ini, yaitu Ahmad Taufik Joenoes, M.Eng., Ph.D., CMRP; Ir. Arifin Tanjung; serta Dr. Baskan Hanuradjie, M.Eng. Hari pertama pelatihan difokuskan pada teori dan materi dasar tentang NDT. Kemudian, pada hari kedua, para peserta mencoba langsung penggunaan alat pengukuran NDT melalui sesi praktik, sehingga mereka dapat memperdalam pemahaman tentang cara kerja teknologi ini.
Selain pelatihan, acara ini juga menjadi momen penting bagi Universitas Halim Sanusi, untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Intergf. MoU ini ditandatangani oleh Rektor Universitas Halim Sanusi, Ir. Setiadi Yazid, dan perwakilan dari PT Intergf, Dr. Baskan Hanuradjie, M.Eng. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan lebih lanjut dalam riset dan teknologi industri di masa depan.
Beberapa sponsor turut mendukung kegiatan ini, termasuk Fujifilm, SML Aero, PT Intergf, serta Universitas Halim Sanusi Bandung, yang berkontribusi penting dalam kesuksesan acara.



